![]() |
| Puspo Wardoyo sangat mendukung kejuaraan tinju sebagai upaya memupuk sportivitas |
JURNAL SOLO, Solo – Di balik sengitnya pertarungan para petinju dalam Kejuaraan Tinju Nasional Sabuk Emas Gubernur Jawa Tengah 2026 dan Sabuk Emas Asosiasi Tinju Indonesia (ATI), tersimpan misi yang lebih besar daripada sekadar memperebutkan gelar juara.
Ajang yang digelar di Hotel Sahid Jaya Solo, Sabtu-Minggu (4-5/7/2026) itu juga menjadi wadah pembentukan karakter generasi muda melalui nilai-nilai sportivitas.
Komitmen tersebut mendapat dukungan penuh dari pengusaha kuliner nasional sekaligus pendiri Wong Solo Group, Puspo Wardoyo, yang hadir langsung menyaksikan pertandingan.
Menurutnya, kejuaraan tinju seperti Sabuk Emas ATI memiliki nilai edukatif yang sangat penting karena mampu mengarahkan energi anak muda ke kegiatan yang positif.
"Ini acara yang sangat bagus. Setingkat Solo ada ini saya kira ini perlu ada terus, diadakan pertandingan. Ini wujud dari sportivitas. Saya kira masyarakat, anak-anak, remaja kita, generasi kita perlu ada prestasi yang positif. Sering mengadakan pertandingan, dan ada tempat-tempat yang menggelar acara ini. Karena merupakan bagian dari pendidikan karakter itu. Karena itu saya sangat mensupport kegiatan ini," ujar Puspo.
Menurutnya, olahraga bukan hanya soal menang dan kalah. Di dalamnya terdapat proses pembelajaran mengenai disiplin, kerja keras, menghargai lawan, hingga keberanian menerima hasil pertandingan dengan lapang dada.
Nilai-nilai tersebut menjadi bekal penting bagi generasi muda dalam kehidupan sehari-hari.
Pandangan Puspo sejalan dengan semangat yang diusung dalam Kejuaraan Sabuk Emas ATI, yakni menjadikan tinju sebagai sarana pembinaan karakter sekaligus melahirkan atlet-atlet berprestasi.
Tak hanya memberikan dukungan moral, Puspo juga ikut berkontribusi melalui sponsorship dari Kalipepe Land.
Baginya, keterlibatan dunia usaha dalam kegiatan olahraga merupakan bentuk investasi sosial yang memberikan dampak positif bagi masyarakat.
Saat ditanya wartawan mengenai alasannya mendukung event tinju, padahal dirinya dikenal sebagai pengusaha kuliner, Puspo menjawab dengan santai.
"Iya, karena sama-sama entertainment juga ya. Jadi bisa untuk ikut bantu mempromosikan produk kuliner saya," katanya sambil tersenyum.
Meski demikian, ia menegaskan bahwa dukungannya bukan semata-mata untuk kepentingan promosi. Puspo bahkan membuka peluang agar kejuaraan Sabuk Emas ATI berikutnya dapat digelar di kawasan wisata Kalipepe Land yang dikelolanya.
"Oh iya, makanya itu nanti kita agendakan. Jadi bisa berturut-turut lah. Nanti terakhir di Kalipepe Land bisa. Bagus itu," ungkapnya.
Rencana tersebut disambut positif oleh Ketua Panitia sekaligus Ketua DPW ATI Jawa Tengah, Asri Purwanti. Menurutnya, dukungan dari berbagai pihak, termasuk kalangan pengusaha, menjadi modal penting dalam menjaga keberlanjutan kejuaraan sekaligus memperluas pembinaan atlet tinju di Jawa Tengah.
"Saya mengucapkan banyak terima kasih atas dukungan berbaai pihak, termasuk Pak Puspo Wardoyo melalui Kalipepe Land. Semoga kerja sama ke depan bisa terus terjalin, termasuk wacana penyelenggaraan di Kalipepe Land," ungkap Asri. [Bang]


Social Header