HEADLINE

Malam Tahun Baru Berbalut Kepedulian, Puspo Wardoyo Berbagi Ribuan Makanan Gratis di Kalipepe Land

H Puspo Wardoyo memantau proses pembagian makanan gratis di depan outlet-outlet yang disiapkannya

JURNAL SOLO, Boyolali - Pergantian tahun kerap identik dengan pesta dan kemeriahan. Namun bagi H. Puspo Wardoyo, momen tersebut justru menjadi waktu yang tepat untuk meneguhkan nilai kepedulian sosial. 

Pada malam tahun baru, Rabu 31 Desember 2025, kawasan obyek wisata Kalipepe Land, Boyolali, kembali menjadi saksi ketulusan sosok yang dikenal luas sebagai pengusaha dermawan dan konsisten menebar sedekah kepada masyarakat.

Alih-alih merayakan tahun baru dengan euforia semata, Puspo Wardoyo memilih menghadirkan perayaan yang sarat makna sosial. 

Ia menggelar kegiatan berbagi makanan dan bantuan kepada masyarakat umum yang datang ke Kalipepe Land. 

Tradisi berbagi ini bukanlah hal baru. Setiap pergantian tahun, Puspo secara rutin menjadikannya sebagai momentum untuk berbagi rezeki dan kebahagiaan kepada sesama.

Sebanyak 20.000 kupon makan gratis disiapkan dan dibagikan kepada warga sekitar maupun pengunjung. 

Kupon tersebut dapat ditukarkan dengan satu paket makanan bergizi lengkap serta uang tunai sebesar Rp50.000. 

Bagi Puspo, berbagi bukan sekadar memberi, tetapi juga memastikan bantuan yang disalurkan benar-benar bermanfaat dan berdampak langsung.

“Ini untuk semua warga, pokoknya siapa saja yang datang ke sini,” ujar Puspo Wardoyo, menegaskan bahwa kegiatan tersebut terbuka bagi siapa pun tanpa sekat.

Kepedulian sosial Puspo juga diwujudkan melalui perhatian pada aspek kesehatan dan gizi masyarakat. 

Dalam acara tersebut, tersedia delapan outlet makanan dengan menu yang beragam dan seimbang. 

Seluruh makanan disiapkan oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) milik Puspo Wardoyo, seperti SPPG Gagak Sipat, Penumping, dan Purbayan. 

“Harapannya ya supaya gizinya bertambah. Kedua, masyarakat tahu seperti apa itu makanan yang benar-benar bergizi,” tuturnya.

Di tengah suasana penuh kehangatan, Puspo Wardoyo juga menyelipkan pesan empati terhadap kondisi bangsa. 

Ia mengingatkan bahwa tidak semua wilayah merasakan kebahagiaan yang sama, terutama saudara-saudara di Aceh dan Sumatra yang tengah menghadapi bencana.

“Ibu Pertiwi sedang menangis. Masa banyak orang kesusahan kita hanya senang-senang saja? Makanya kita imbangi dengan berbagi kepada masyarakat,” ungkapnya dengan nada penuh kepedulian.

Perayaan tahun baru di Kalipepe Land pun tidak hanya diisi hiburan rakyat, tetapi juga siraman rohani melalui pengajian, memperkuat makna spiritual di balik kegiatan berbagi sedekah tersebut. 

Bagi Puspo Wardoyo, kebahagiaan sejati adalah ketika mampu menghadirkan manfaat bagi orang lain.

“Semoga kondisi di tahun depan lebih baik lagi, dan saudara-saudara kita yang tertimpa musibah bisa segera bangkit untuk memulai kehidupan yang lebih baik,” pungkas owner Wong Solo Group itu. [Her]
Rekomendasi:
© Copyright 2025 - JURNAL SOLO